header
panduan perizinan kota kediri

hari jadi kota kediri big sale 2010

cukai
 
review

M. TAUFIK DAVIT, Sarjana Teknik yang Sukses dengan Usaha Tahu Kentucky (Succes Story Program SMPP )


Kemiskinan adalah merupakan permasalahan sosial yang sangat kompleks dan bukan sekadar persoalan kekurangan pendapatan atau tidak dimilikinya asset produksi untuk melangsungkan kehidupan. Kemiskinan selain berkaitan dengan ketidakmampuan sebuah keluarga untuk memenuhi kehidupan sehari-hari, dalam hal ini tentu termasuk didalamnya kondisi yang rentan, ketidak berdayaan, keterisolasian dan kelemahan jasmani pada keluarga tersebut.

 

Bilamana kita menengok kembali akan maksud dan tujuan dilaksanakannya pembangunan, tentu kita sudah sangat mafhum bahwa semuanya ditujukan bagi kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat.

Pembanguan dan hasilnya tidak boleh dilaksanakan dan dinikmati “hanya”  oleh orang atau kelompok tertentu, tetapi harus dapat mengikut sertakan warga miskin untuk berkarya agar dapat menikmati hasil dari jerih payahnya.

 

Sebagaimana yang telah dilaksanakan oleh Kabupaten/ Kota yang lain, Pemerintah Kota Kediri senantiasa berupaya untuk meringankan beban masyarakat terutama bagi warga miskinnya. Beberapa program penanggulangan kemiskinan telah digulirkan dan dilaksanakan antara lain : Program Jaminan Kesehatan bagi Masyarakat Miskin - Jamkesmas, Bantuan Operasional Sekolah - BOS, Bantuan Beras Bagi Masyarakat Miskin-RASKIN, serta program-program lainnya.

 

Saat ini, masyarakat Kota Kediri sangat membutuhkan adanya program-program yang secara riil mampu memberikan hasil yang nyata dan mampu menambah penghasilan masyarakat khususnya masyarakat miskin sehingga perkembangan jumlah penduduk miskin dapat dikurangi. Sangat bisa dipahami bilamana upaya-upaya dari Pemerintah Kota dikembangkan dalam rangka untuk mendorong terwujudnya kondisi sosial ekonomi masyarakat yang lebih sejahtera dan lebih bermartabat. Namun, kita juga harus dapat memahami bahwa dengan situasi dan kondisi kehidupan saat ini, sangat sulit bilamana masyarakat hanya bergantung pada upaya-upaya yang dilakukan oleh Pemerintah. Selain Pemerintah, ada 2 pilar pembangunan lainnya yang juga harus diberikan ruang yang cukup untuk ikut berperan aktif didalam setiap kegiatan pembangunan, yaitu masyarakat dan pihak swasta. Sebaik apapun program-program yang dibuat oleh Pemerintah, Masyarakat, maupun pihak Swasta bilamana dilaksanakan secara sendiri-sendiri tentu hasilnya tidak akan terlalu signifikan terhadap upaya-upaya untuk menekan permasalahan sosial maupun ekonomi. Dalam hal ini kita membutuhkan pihak Swasta yang cakap, tidak hanya didalam mengelola kegiatan usahanya tapi sekaligus juga peka terhadap permasalahan lingkungan eksternalnya.  Dan kita juga sangat membutuhkan munculnya motivator – motivator pembangunan dilingkungannya yang mampu merubah pola pikir masyarakat khususnya masyarakat miskin, dari yang pesimis dan apatis menjadi individu yang optimis dan berkeyakinan bahwa mereka juga dibutuhkan pada setiap proses pengambilan keputusan dan pada proses pelaksanaan kegiatan pembangunan.

 

Sangat beruntung, bilamana Kota Kediri memiliki begitu banyak motivator–motivator aktifitas pembangunan yang karyanya sudah diakui oleh masyarakat ditingkat lokal hingga ditingkat Nasional. Tentu pada kondisi saat ini tidaklah terlalu urgent bagi kita untuk membahas keberhasilan – keberhasilan itu, bagi kita tentu yang lebih penting adalah bagaimana caranya kita dapat mengapresiasi langkah dan upaya yang telah mereka tempuh serta bagaimana cara mereka didalam menjaga spirit “berkarya untuk sesama”, agar tidak kehabisan stamina dan kreatifitas.


Dan untuk lebih mendorong terus tumbuh kembangnya masyarakat secara personal maupun secara bersama-sama untuk dapat memposisikan diri sebagai motivator pembangunan pada lingkungannya masing-masing, tentu tidak ada salahnya bilamana pada kesempatan ini kami tampilkan profil seorang M. Taufik Davit, ST yang didalam keterbatasannya, masih mau untuk memikirkan bagaimana Saudara-saudara dilingkungannya dapat berkarya sekaligus dapat mengentas dirinya bersama keluarga dari  kehidupan kemiskinan.

 

M. Taufik Davit,  lahir di Kediri pada tanggal 27 Juli 1979, dengan pendidikan terakhir S1 Teknik. Sampai dengan sekarang, pengalaman-pengalaman yang sudah dilaluinya adalah : Sebagai Pengurus Unit Pengelola Keuangan-UPK Gerdu Taskin tahun 2005; Sebagai pendamping kegiatan Program Aksi Mengatasi Dampak Kenaikan BBM (PAM-DKB) pada tahun 2006; sebagai Konsultan Peningkatan sarpras Wilayah Propinsi Jawa Timur Tahun 2007 (bagian dari Program Gerdu Taskin yang dikoordinir oleh Dinas PU Propinsi Jawa Timur); sebagai pendamping Program Sistem Manajemen Pembangunan Partisipatif-SMPP di Kota Kediri Tahun 2008.

 

Dari beberapa pengalaman yang telah dilakukan, karya nyata yang telah dirintisnya dan sampai saat ini eksis terus berjalan adalah kegiatan usaha cuci sepeda motor (yang dikelola sendiri maupun yang dikelola oleh Karang Taruna Kelurahan Jagalan) serta kegiatan usaha Tahu Kentucky yang telah dirintisnya beberapa waktu yang lalu. Hingga saat ini, usaha cuci motor yang telah dirintis oleh Saudara Taufik Davit telah menyerap 5 orang pekerja, sedangkan usaha tahu Kentuckynya berjumlah 3 kios yang dikelola oleh 3 orang pekerja. Rencananya, pada tahun ini Saudara Taufik Davit akan menambah 5 kios Tahu Kentucky lagi dan yang bersangkutan akan mengupayakan untuk menambah jenis kegiatan sehingga kios-kios tersebut dapat dioperasionalkan pada pagi hari.

 

Apa yang telah dirintis oleh seorang M. Taufik Davit, memanglah tidak terlalu istimewa bilamana diukur dari nilai usaha maupun dampak yang ditimbulkan bagi warga masyarakat dilingkungannya. Tetapi bilamana diukur dari bagaimana kepeduliannya terhadap orang-orang dilingkungannya yang tidak memiliki pekerjaan padahal mereka memiliki tanggungjawab keluarga, sesungguhnya hal inilah yang menjadikan kami merasa perlu untuk mengangkat profilenya dengan maksud dan tujuan agar dapat menjadi motivasi bagi kita untuk ikut tergerak menciptakan ladang-ladang amal, membantu saudara-saudara kita yang miskin sekaligus mendorong kita yang telah berbuat kebaikan semakin dekat dengan pintu-pintu surga-Nya. Amiin. 

barometer 29/01/2009

ARSIP ASPIRASI LAINYA
10/05/2010 | Meretas Asa Dalam Manisnya Kue Kering
01/03/2010 | Baru Lulus, Sarjana dapat Kredit Bunga 6%, Cukup Agunkan Ijazah
04/05/2009 | Mewujudkan Perilaku Koperasi Sebagai Amanah Perjuangan Bangsa
26/02/2009 | BPR KOTA KEDIRI PEMBANGKIT PELAKU UMKM
 
 
 
© Pemerintah Kota Kediri (b@d)