Lembaga keuangan mikro sejak lama
telah memiliki peran penting dalam membantu meningkatkan perekonomian
masyarakat didaerah. Peranan lembaga keuangan mikro pada saat ini yang sangat
menonjol adalah Bank Perkreditan Rakyat (BPR) sehingga keberadaannya ditengah
masyarakat pelaku Usaha Mikro Kecil & Menengah (UMKM) dapat diterima dengan
baik.
BPR memiliki karakteristik tersendiri
sehingga BPR menjadi bukti nyata sebagai lembaga keuangan Bank yang paling
dekat dengan masyarakat pelaku UMKM. Secara langsung membantu Pemerintah
dalam melayani kebutuhan rakyat kecil dan menengah didaerah, sehingga dapat
mewujudkan dan meningkatkan perekonomian masyarakat yang akhirnya bermuara
kepada pendapatan asli daerah.
Keberadaan BPR milik Pemerintah
Daerah sudah pasti, maksud dan tujuan berdirinya sangat jelas, yaitu ingin
mendorong pertumbuhan perekonomian masyarakat secara nyata. Sedangkan
tujuan utama jangka pendek keberadaan BPR milik daerah adalah turut serta dalam
pembangunan didaerah dari segala bidang, yang akhirnya dapat meningkatkan taraf
hidup rakyat banyak. Selain itu, secara tidak langung dapat membantu dan
mendukung pembangunan ditingkat Pusat melalui kontribusi pajak-pajak.
Menjadi lembaga keuangan mikro
lebih-lebih sebagai Badan Usaha Milik Pemerintah Daerah (BUMD), setiap
melangkah tentu diliputi dengan intervensi dari semua pihak, dengan dasar
komitmen yang kuat dan dilandasi kebersamaan saling Asuh, Asah & Asih, bahu
membahu bersama pengusaha UMKM, dapat memajukan perekonomian Masyarakat
didaerah dimana BPR Kota Kediri berada, dan secara tidak langsung juga dapat
mengurangi/menghindari/menghilangkan pengangguran, rentenir dan pengijon yang
merusak perekonomian didaerah.
Sebagai bukti
peranan PD. BPR Kota Kediri kepada pelaku UMKM, yang telah dilakukan kepada
masyarakat, melalui penyaluran Kredit sebagian besar diperuntukan sebagai modal
kerja berdasarkan perkembangan sesuai jenis kredit sbb :
Jenis Kredit (Ribuan)
2003
2004
2005
2006
2007
2008
a. Kredit Pasar
45.847
41.845
2.245.167
3.262.021
3.850.750
4.121.765
b. Kredit Umum
1.161.849
3.617.549
5.995.227
11.225.609
13.212.750
18.050.360
c. Kredit Program
2.130.220
5.203.272
6.770.243
5.357.515
4.504.120
6.346.967
d. Kredit Channeling
1.000.000
-
-
-
-
-
Total Kredit
3.337.916
9.234.666
15.010.637
19.845.145
21.567.620
29.519.092
Berdasarkan
perkembangan dalam penyaluran kredit sebesar Rp. 29.519.092.000,- merupakan
bukti nyata dan kepedulian BPR kota Kediri kepada masyarakat pelaku UMKM yang
mengalami kesulitan permodalan, 95,75 % dari dana yang dihimpun (Rp.
29.519.092.000,-) dapat terserap dalam bentuk kredit.
Melalui
kemudahan dalam proses kredit yang memperhatikan kemampuan calon
debitur/nasabah dilakukan pemisahan dengan cara jaminan Akta kelahiran/Ijasah
SD/SMP/SMU dan dengan jaminan Kendaraan bermotor atau Sertifikat tanah.
Dengan tujuan agar dapat memikat dengan sendirinya persyaratan dipermudah dan
bunga yang terjangkau bagi setiap calon debitur/nasabah.
Kredit
dibawah 1 (satu) juta diperuntukan bagi pedagang/industry kecil seperti
tempe/tahu, dll dan selebihnya bagi calon debitur/nasabah yang kemampuannya
diatasnya dengan jaminan BPKB kendaraan bermotor dan sertifikat tanah.
Didukung adanya pembukaan Kantor Cabang Malang dan Ngawi menambah eksistensi
keberadaan BPR Kota Kediri semakin diterima masyarakat yang berada di wilayah
Kediri, Malang dan Kabupaten Ngawi. Perluasan pembukaan Kantor Cabang
dapat sebagai bukti kemampuan pemilik dan SDM yang dimiliki, secara tidak
langsung dapat menciptakan suku bunga kredit lebih terjangkau, karena pasar
luas dibetur lebih banyak untuk mencari selisih lebih dapat sekecil mungkin dan
dikalikan lebih banyak.
Perkembangan selama 5 (lima) tahun (2003-2008) berdasarkan CAR, Aktiva
Produktif/NPL, Rentabilitas & Likuiditas dengan rasio sbb :
Rasio
2003
2004
2005
2006
2007
2008
a. CAR
10,23%
9,25%
8,15%
12,84%
13,15%
11,90%
b. NPL
0,00%
0,78%
1,23%
2,43%
2,99%
3,25%
c. Rentabilitas :
- ROA
3,12%
3,05%
2,85%
3,55%
2,75%
2,35%
- BOPO
84,10%
85,25%
86,78%
83,65%
87,75%
87,02%
d. Likuiditas :
- Alat Likuid
45,50%
15,15%
18,15%
21,25%
22,15%
11,25%
- LDR
35,18%
70,80%
67,28%
60,23%
60,99%
86,26%
Seirama dengan semangat dalam mengembangkan usaha BPR selama tahun 2008, atas
kepemimpinannya yang sangat kontraversi telah terwujut berupa pengharagaan dari
: Media Excekutif Awward, Asean Development Citra Awards dan The Best CEO With
Spirit of Expention BUMD Award. Berdasarkan kelembagaan PD. BPR Kota
Kediri peringkat 14, CEO BUMD terbaik peringkat 7, Bidang Keuangan
peringkat 17, bidang SDM peringkat 9 dan Bidang Pemasaran peringkat 11.dari 22
finalis. Prestasi tersebut tidak terlepas dari kinerja seluruh SDM yang
saling Asuh, Asah dan Asih untuk kemajuan bersama.
Program Pemerintah Kota Kediri dalam
Peningkatan Permodalan bagi pengelola Koperasi dan pelaku UMKM melalui Dinas
Koperasi & UKM Kota Kediri, BPR Kota Kediri ditunjuk sebagai
channeling dalam tahun 2008 yang telah disalurkan sebesar Rp. 1.000.000.000,-
dan tahun 2009 akan disalurkan sebesar Rp. 2.000.000.000,- dengan suku bunga
hanya 6 % per tahun menurun, sangat meringankan masyarakat pengelola Koperasi
& pelaku UMKM di Kota Kediri. Secara tidak langsung program
ini, sangat mengurangi pasar yang dimiliki BPR Kota Kediri, dengan
pertimbangan dan perencanaan yang sangat matang justru program ini sebagai
pendorong pasar semakin berpaling kepada BPR Kota Kediri dan dalam
pelaksanaannya dikemas serta dipilah-pilah berdasarkan produk kredit agar
sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Kemajuan yang dialami PD. BPR Kota
Kediri dalam usia 5 (lima) tahun 6 (enam) bulan ternyata dapat dilihat bukan hanya dari
sisi kredit saja. Kemajuan juga dialami BPR ini dari sisi penghimpunan
dana. Hasil penghimpunan dana per Desember 2008 dalam bentuk Tabungan
sebesar Rp. 7.193.986.480,- ( 16.112 rekening ) dan Deposito sebesar Rp.
22.632.610.000,- ( 485 rekening ), dana channeling sebesar Rp.1.000.000.000,-
Total dana yang dapat dihimpun sebesar Rp. 30.826.596.480,-,- Ada tiga produk
yang diunggulkan dalam menjaring dana masyarakat, Yaitu Tabungan Simpel (
Simpanan Pelajar ), Tabungan Hamas ( Harapan Masyarakat ) dan Deposito
Keluarga.
Keberhasilan BPR Kota Kediri dalam
menghimpun dana tidak lepas dari strategi dalam mencari akar serabut.
Akar serabut yang dimaksud disini adalah para pelajar mulai dari TK, Sekolah
Dasar, Sekolah Menengah Pertama dan Sekolah Menengah Umum di lingkungan Kantor
PD. BPR Kota Kediri berada. Dengan kotak Tabungan Pelajar yang
diedarkan melalui TK & SD dan setiap bulan dibuka dimasukkan dalam Tabungan
merupakan kemasan/gabungan menyimpan dana dengan cara " Tradisional dan
Modern " merupakan potensi yang tidak ada putusnya. Apabila
pelajar-pelajar menjadi nasabah secara tidak langsung akan diikuti oleh orang
tuanya menyimpan dananya dalam bentuk Deposito/Tabungan maupun sebagai
peminjam/debitur.
Sebagai ucapan terima kasih kepada
seluruh nasabah ( Debitur & deposan) dari BPR Kota Kediri setiap tahun
disediakan Tali Asih masing-masing 1 (satu) unit berupa Sepeda Motor Honda
Supra, Lemari Es, TV berwarna, Sepeda gunung dan Mini Compo. Selain itu
sebagai Grand Prize dari Perbamida Jawa Timur Bali disediakan 1 (satu) unit kendaraan
roda empat Toyota Avanza. Tahun 2007 yang beruntung Deposan dari Kota Madiun
dan Tahun 2008 adalah Deposan dari Kabupaten Gianyar Bali.
Kemudahan BPR Kota Kediri dalam
menghimpun dan menyalurkan dana tidak terlepas dari perhatian manajemen BPR
kepada karyawannya melalui saling "Asuh", dalam meningkatkan
ketrampilan karyawan melalui "Asah" sesuai kemampuannya diikutkan
dalam bentuk training/pelatihan sebagai ujud nyata, sehingga data tercipta rasa
"Asih" dengan customer dan sesama keluarga besar BPR Kota
Kediri.
Keberhasilan BPR KotaKediri dalam
menghimpun dana secara "Tradisional dan Modern" tidak lepas
dari strategi mencari akar serabut. Akar serabut yang dimaksud disini
adalah para pelajar mulai TK, SD,SMP dan SMU dilingkungan Kantor BPRKotaKediri.