header
panduan perizinan kota kediri

hari jadi kota kediri big sale 2010

cukai
 
review

Geografi Kota Kediri


Sebagai wilayah kota yang merupakan salah satu Pemerintah Kota yang ada di wilayah propinsi Jawa Timur, Kota Kediri terletak di wilayah selatan bagian barat Jawa Timur. Kota Kediri dijadikan wilayah pengembangan kawasan lereng Wilis, dan sekaligus sebagai pusat pengembangan regional eks Wilayah Pembantu Gubernur Wilayah III Kediri yang mempunyai pengaruh timbal balik dengan daerah sekitarnya.


Secara geografis , Kota Kediri terletak di antara 111,05 derajat-112,03 derajat Bujur Timur dan 7,45 derajat-7,55 derajat Lintang Selatan dengan luas 63,404 Km2. Dari aspek topografi, Kota Kediri terletak pada ketinggian rata-rata 67 m diatas permukaan laut, dengan tingkat kemiringan 0-40%


Struktur wilayah Kota Kediri terbelah menjadi 2 bagian oleh sungai Brantas, yaitu sebelah timur dan barat sungai. Wilayah dataran rendah terletak di bagian timur sungai, meliputi Kec. Kota dan kec. Pesantren, sedangkan dataran tinggi terletak pada bagian barat sungai yaitu Kec. Mojoroto yang mana di bagian barat sungai ini merupakan lahan kurang subur yang sebagian masuk kawasan lereng Gunung Klotok (472 m) dan Gunung Maskumambang (300 m).


Secara administratif, Kota Kediri berada di tengah wilayah Kabupaten Kediri dengan batas wilayah sebagai berikut :

 

  • Sebelah utara : Kec. Gampengrejo dan Kec. Grogol
  • Sebelah Selatan : Kec. Kandat dan Kec. Ngadiluwih
  • Sebelah Timur : Kec. Wates dan Kec. Gurah
  • Sebelah Barat : kec. grogol dan Kec. Semen

 

Wilayah Kota Kediri, secara administratif terbagi menjadi 3 wilayah kecamatan, yaitu :

  1. Kecamatan Kota, dengan luas wilayah 14,900 Km2 terdiri dari 17 Kelurahan
  2. Kecamatan Pesantren, dengan luas wilayah 23,903 Km2 tediri dari 15 Kelurahan
  3. Kecamatan Mojoroto, dengan luas wilayah 24,601 Km2 tediri dari 14 Kelurahan
Iklim
Tahun 2007 jumlah hari hujan di Kota Kediri bertambah dibanding dua tahun sebelumnya yaitu 92 hari. Disamping itu curah hujannya juga naik dari 1.927 mm tahun 2006 menjadi 4.010 mm tahun 2007.

Curah hujan tertinggi terjadi pada bulan Desember 2007 sebesar 1.085 mm dan bulan Maret sebesar 876 mm, sedangkan pada dua tahun sebelumnya (tahun 2005 dan tahun 2006) curah hujan tertinggi terjadi pada bulan Desember dan Januari masing-masing 374 mm dan 416 mm. Pada dua bulan berturut-turut, yaitu Agustus dan September 2008, di Kota Kediri tidak terjadi hujan sama sekali.




 
 
 
 
© Pemerintah Kota Kediri (b@d)